Wejangan dalam konteks masyarakat jawa mungkin tidak lah asing lagi. Wejangan selalu diartikan sebagai sesuatu anjuran yang baik yang diberikan oleh seseorang kepada orang lain. Baik itu diberikan dari orang yang lebih tua kepada orang yang lebih muda maupun disampaikan kepada orang yang seumuran. Wejangan mungkin bisa diartikan sebagai suatu pesan atau nasehat yang diharapakan mampu untuk menjalani kehidupan ini menjadi lebih baik lagi.
Wejangan sendiri telah ada sejak jaman dahulu. Sebagai contoh dalam tokoh pewayangan, dimana Bagong memberikan wejangan kepada saudara-saudaranya yang lebih muda, seperti Petruk, Gareng dan Semar (Maaf kalo gak salah keliru, karena sudah lama gak dengerin wayang..hehehe). Bahkan mungkin dalam kehidupan sehari-hari kita pun selalu mendapatkan wejangan yang tanpa kita sadari apa yang disampaikan orang lain kepada kita merupakan suatu pesan atau nasehat untuk menjalani kehidupan di dunia ini menjadi lebih baik. Terkadang juga penyampaian wejangan inilah yang setiap orang mempunyai cara yang berbeda-beda, mungkin ada yang menggunakan cara yang lemah lembut akan tetapi terkadang juga ada juga yang menggunakan dengan cara “ekstrim”.
